Male graphic designer holding spiral notepad with a text

7 Perbedaan Startup dan UMKM yang Wajib Diketahui

Dalam dunia bisnis, istilah Startup dan UMKM sering digunakan secara bergantian atau bahkan disalahartikan sebagai satu hal yang sama. Meskipun keduanya beroperasi di ranah usaha yang relatif kecil, namun terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara startup dan UMKM. 

Artikel ini akan menguraikan perbedaan utama antara kedua jenis bisnis tersebut satu per satu. Simak hingga selesai, ya!

Perbedaan Startup dan UMKM

Baik startup maupun UMKM tentu memiliki keuntungan dan tantangan mereka masing-masing. Oleh karena itu, kenali perbedaan keduanya agar Anda dapat menentukan model bisnis seperti apa yang sesuai dengan tujuan Anda.

Baca Juga:

Cara Mengatasi Mental Block

1. Pengertian dan Pendekatan

Startup adalah perusahaan rintisan yang berfokus pada inovasi, pengembangan produk atau layanan yang disruptif, dan pertumbuhan yang cepat. Mereka memulai bisnisnya dengan visi yang besar dan mencoba mengubah industri atau menciptakan pasar baru.

Sementara, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan usaha lokal yang memenuhi kebutuhan pasar tertentu. Berbeda dengan startup yang wajib memerlukan inovasi, mereka berusaha untuk memilih cara terbaik dalam mencari keuntungan. Hal inilah yang membuatnya lebih stabil dan berkelanjutan dalam pertumbuhan bisnis, dibandingkan startup.

2. Skala Operasional

Startup cenderung memiliki ambisi global atau setidaknya skala nasional. Mereka berusaha untuk mengembangkan model bisnis yang dapat diubah menjadi skala besar dalam jangka waktu yang cukup singkat.

Sementara, UMKM biasanya beroperasi di tingkat lokal atau regional. Mereka melayani pasar yang lebih kecil dan lebih fokus pada pertumbuhan yang stabil, daripada pertumbuhan yang cepat.

3. Sumber Dana

Startup mendapatkan pendanaan dari investor ventura atau modal ventura untuk mendukung pertumbuhan mereka. Setelah itu, mereka akan melakukan serangkaian putaran pendanaan sebelum akhirnya mencapai titik impas atau mendapatkan keuntungan.

Sementara UMKM cenderung bergantung pada sumber pendanaan yang lebih tradisional, seperti tabungan pribadi, pinjaman bank, atau bantuan dari keluarga dan teman.

4. Risiko

Tingkat risiko pada Startup biasanya lebih tinggi karena model bisnis ini  bersifat eksperimental dan inovatif. Sudah banyak startup yang mengalami kegagalan dalam waktu yang singkat.

Sementara, UMKM cenderung lebih stabil karena mereka beroperasi dengan model bisnis yang telah terbukti. Meskipun risiko kegagalan tetap ada, namun mereka cenderung lebih mudah untuk bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga:

Artificial Intelligence di Kehidupan Sehari-hari

5. Orientasi Pada Pertumbuhan

Startup cenderung memiliki orientasi yang sangat kuat pada pertumbuhan. Bisnis ini mengukur kesuksesan berdasarkan pada seberapa cepat mereka dapat memperluas operasional dan mencapai skala ekonomi.

Sementara, UMKM cenderung lebih fokus pada keberlanjutan bisnis jangka panjang daripada pertumbuhan yang cepat. Mereka lebih peduli dengan keuntungan yang stabil dan kepuasan pelanggan.

6. Penggunaan Teknologi

Startup sangat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempercepat pertumbuhan dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan mereka. Mereka menggunakan berbagai platform online, aplikasi seluler, atau analitik data untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Sementara, UMKM mungkin tidak seagresif startup dalam penggunaan teknologi. Masih banyak dari mereka yang tetap menggunakan metode tradisional dalam menjalankan operasional.

7. Fokus Pasar dan Pelanggan

Startup akan selalu mencari celah pasar yang belum dimanfaatkan kebanyakan orang dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi. Mereka memiliki fokus pada segmen pasar yang lebih spesifik atau mencoba menciptakan pasar baru sepenuhnya.

Sementara, UMKM cenderung lebih berorientasi pada kebutuhan pasar lokal atau regional yang sudah ada. Mereka akan menawarkan produk atau layanan yang sudah ada dengan harga yang lebih bersaing atau dengan layanan pelanggan yang lebih baik.

Sumber Referensi:

Small Business dengan Startup, Apa Bedanya?

Read More

Membangun Masa Depan SDM Indonesia yang Kompeten bersama NAS Online & LSP Pelatih SDM Bangun Negeri

Jakarta, Februari 2024 – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pelatih SDM Bangun Negeri bersama NAS Online resmi bekerjasama & melaksanakan Kick Off Meeting. Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama kedua belah pihak untuk memajukan kualitas SDM Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan berbasis teknologi.

Kerja sama ini dirancang untuk memberdayakan tenaga kerja Indonesia dengan keterampilan yang relevan dan sertifikasi profesi yang diakui, melalui efisiensi proses sertifikasi, yang akan memudahkan Admin LSP, TUK, Asesor, serta Asesi sesuai dengan regulasi BNSP. 

Upaya meningkatkan kualitas & kompetensi SDM Indonesia ditandai dengan kerja sama ini. Melalui pendekatan yang inovatif dan kolaboratif, kedua belah pihak bertekad untuk membawa perubahan positif dalam pembangunan SDM di Indonesia, mempersiapkan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten tapi juga siap menghadapi tantangan masa depan.

Read More

Judul berita: MOaja Siap Penuhi Kebutuhan & Keinginan The Aspen Peak Residence

Jakarta, Januari 2024  – The Aspen Peak Residence terletak di lokasi strategis dengan akses mudah ke berbagai fasilitas penting dan pusat bisnis. Oleh karena itu, MOaja hadir untuk menunjang keinginan & kebutuhan MO-ers di sana. 

Para penghuni di The Aspen Peak Residence tak perlu sulit lagi untuk membayar tagihan IPL, reservasi fasilitas, hingga membuat laporan apabila ada kerusakan unit/butuh renovasi. Semuanya bisa didapetin di MOaja! 

Kemitraan antara The Aspen Peak Residence dan MOaja membawa solusi inovatif dalam manajemen properti, mengintegrasikan teknologi digital untuk memudahkan penghuni dalam mengelola berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka. Dengan aplikasi MOaja, penghuni dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan tanpa perlu meninggalkan kenyamanan unit mereka.

Read More

Go Live bersama Apartement Begawan Malang

Beberapa hari yang lalu, tanggal 5 Februari 2024 Propertek melaksanakan Go Live bersama Apartemen Begawan Malang ✨

Apartemen Begawan Malang menggunakan fitur Property, Tenancy, Invoice, Accounting, Helpdesk, Announcement, dan Email dari Propertek.

Kedepannya, pencatatan terkait complain & request tenant dapat terorganisir dengan rapih, proses pembuatan billing & pencatatan keuangan yang digital.

Read More

Kick Off Meeting Apartement Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya

Telah terlaksana Kick Off Meeting pada tanggal 2 Februari 2024. Dalam hal ini, Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya menggunakan Modul Hospitality & Accounting dari Propertek dalam urusan operasionalnya.

Adapun modul tersebut berisikan Property, Tenancy, Billing, Accounting, Helpdesk, Email , Annoucement, Virtual Product, yang semuanya memberikan kemudahan pada pengelolaan properti, khususnya apartemen.

Terima kasih Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya atas kepercayaannya kepada Propertek!

Read More

Ketahui Perbedaan Venture Builder, Startup Accelerator, dan Startup Incubator

Dalam ekosistem startup, terdapat beberapa model bisnis yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan perusahaan baru. Tiga model yang umum ditemui adalah Venture Builder, Startup Accelerator, dan Startup Incubator. 

Meskipun ketiganya memiliki tujuan yang sama, yaitu mempercepat kesuksesan startup, namun mereka memiliki beberapa perbedaan dalam pendekatan dan cara mendukung perusahaan baru. 

Artikel ini akan membahas satu per satu perbedaan ketiganya. Simak hingga selesai!

1. Venture Builder: 

Venture Builder, atau juga dikenal sebagai Studio Startup, adalah entitas bisnis yang menciptakan perusahaan baru dari awal. Mereka mengidentifikasi ide, membentuk tim, dan memberikan modal awal untuk membangun bisnis.

Venture Builder berfungsi sebagai “co-founder” yang memegang kendali dalam mengembangkan produk dan strategi bisnis. Mereka juga aktif terlibat dalam setiap tahap pengembangan startup tersebut.

Baca Juga:

Ketahui Cara Kerja VPN

Model ini memungkinkan pengusaha untuk fokus pada eksekusi ide, tanpa harus mengatasi banyak tantangan awal, seperti perolehan modal dan pembentukan tim.

2. Startup Accelerator

Startup Accelerator adalah program intensif yang memberikan dukungan dan bimbingan kepada startup yang sudah berdiri. Biasanya, program ini memiliki durasi tertentu (beberapa bulan) dan berfokus pada pertumbuhan cepat.

Accelerator akan memberikan pelatihan, sumber daya, dan koneksi ke jaringan yang luas. Startup juga akan mendapatkan akses ke mentor yang berpengalaman, peluang untuk presentasi kepada investor, dan dukungan dalam mempercepat pengembangan produk dan peluncurannya. Setelah itu, accelerator akan memeroleh saham kecil dari startup sebagai imbalan atas layanan mereka. 

3. Startup Incubator

Terakhir, yaitu Startup Incubator, merupakan program atau fasilitas yang menyediakan lingkungan kerja bersama, sumber daya, dan bimbingan kepada startup. Fokusnya lebih kepada mendukung fase awal perkembangan bisnis.

Incubator akan membantu startup dengan cara menyediakan ruang kerja, mentorship, dan akses ke sumber daya, seperti perpustakaan, laboratorium, atau peralatan khusus. Dengan bantuan tersebut, startup dapat berkembang dalam lingkungan yang mendukung, berbagi pengalaman dengan perusahaan lain, dan mendapatkan bimbingan untuk mengatasi tantangan awal.

Baca Juga:

2 Teknologi Travelling di Masa Depan

Penutup

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa Venture Builder, Startup Accelerator, dan Startup Incubator, memiliki peran yang berbeda dalam mendukung pertumbuhan startup

Ketiga model tersebut sama-sama penting, tergantung pada kebutuhan spesifik startup dan pendirinya. Beberapa mungkin memilih Venture Builder untuk mendapatkan dukungan penuh dalam pembentukan bisnis, sementara yang lain mungkin memilih Accelerator atau Incubator untuk mendapatkan bimbingan dan dukungan tambahan dalam fase tertentu perkembangan bisnis mereka.
Nusatek hadir sebagai Venture Builder untuk Anda yang ingin membangun startup dengan teknologi terkini, sesuai dengan permintaan pasar. Untuk informasi lengkapnya, silakan kunjungi nusatek.id

Read More

Kick Off Meeting & Kerja Sama NAS Online dengan LSP LPK Tikom Cirebon

Jakarta, Januari 2024 –NAS Online dan Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga Pelatihan Kerja (LSP LPK) Tikom Cirebon mengadakan kick off meeting yang menandai dimulainya kerja sama strategis antara kedua entitas. Pertemuan penting ini menegaskan komitmen kedua belah pihak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Kerja sama ini dirancang untuk memberikan kemudahan kepada LSP LPK Tikom Cirebon, lembaga yang memiliki reputasi kuat dalam sertifikasi profesi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan utama dari sinergi ini adalah untuk menciptakan program pelatihan dan sertifikasi yang inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan industri TIK yang dinamis dan terus berkembang.

NAS Online & LSP LPK Tikom Cirebon diharapkan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi pengembangan talenta di sektor TIK Indonesia. Melalui inisiatif bersama ini, kedua belah pihak bertujuan untuk membangun jembatan antara pendidikan dan kebutuhan industri, sehingga memastikan bahwa tenaga kerja Indonesia siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Read More

Kick Off Meeting NAS Online bersama LSP Elektronika Indonesia

Jakarta, Januari 2024 – NAS Online dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Elektronika Indonesia baru-baru ini mengadakan kick off meeting yang menandai awal dari kolaborasi. Pertemuan penting ini, berlangsung secara offline, bertempatkan di Gedung Tifa yang merupakan kantor NAS Online sendiri. Ada pun pembahasan yang dibahas adalah penargetan peningkatan standar kompetensi & kualifikasi profesional di industri elektronika, sejalan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang dan dinamis.

Kolaborasi antara NAS Online dan LSP Elektronika Indonesia bertujuan untuk memperkuat fondasi industri elektronika melalui program sertifikasi yang diakui secara nasional dan internasional. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas tenaga kerja dalam industri tetapi juga memastikan bahwa profesional Indonesia siap bersaing di kancah global.

Selain itu, Kick Off Meeting ini juga menandai penandatanganan kerja sama antara NAS Online dengan LSP Elektronika Indonesia, bahwa LSP tersebut secara resmi menggunakan NAS Online sebagai salah satu aplikasi, yang menunjang proses sertifikasi. NAS Online dan LSP Elektronika Indonesia berkontribusi pada upaya negara dalam menciptakan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Read More

Sosialisasi LPA Siswamedia untuk Orang Tua di TK Mini Pak Kasur Jakarta

Jakarta, Januari 2024 – Demi mengedepankan pendidikan digital yang aman untuk Orang Tua, Siswamedia senantiasa menghadirkan layanan terbaru menyesuaikan kebutuhan pasar. Penggunaan teknologi dalam proses belajar, memberikan inovasi terbaru, Orang Tua dapat dengan mudah melihat perkembangan Anaknya dimana pun dan kapan pun. 

Pada tanggal 23 Januari 2024, Siswamedia hadir disamping Orang Tua untuk mensosialisasikan LPA (Laporan Perkembangan Anak) dari Siswamedia. Dalam sosialisasi ini, Siswamedia menyediakan rangkaian edukasi & pelatihan terkait Laporan Perkembangan Anak untuk Orang Tua. 
Orang Tua dapat dengan mudah memantau perkembangan Anak melalui Laporan Perkembangan Anak yang terus diupdate oleh Pihak Sekolah, khususnya Guru. Terima kasih TK Mini Pak Kasur Jakarta atas kesempatan yang diberikan untuk Siswamedia dalam sosialisasi Laporan Perkembangan Anak.

Read More

Kunjungan Cibubur Apartement Village

Terima kasih Cibubur Village Apartemen! 🙌🏻

Kemarin, 16 Januari 2024, Propertek menerima kunjungan, dalam rangka mendiskusikan beberapa hal terkait sistem, mulai dari kebutuhan modifikasi beberapa modul hingga terkait kebutuhan parking system.

Read More